Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan
jaelani
just test bro :p
Thursday, 26 October 2017

Hari ini 35

Kemarin 64

Minggu ini 35

Bulan ini 3825

Keseluruhan 26160

Currently are 9 guests and no members online

  • KLIK UNTUK DOWNLOAD
Selamat Datang di Website Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan

PROKLIM 1Grobogan - Meminimalisir kesalahan dan sebagai upaya memberikan data yang valid serta akurat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan lakukan kegiatan Asistensi pengisian Data Proklim (Program Kampung Iklim) di Aula Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten.

Acara dilaksanakan pada hari ini Senin (24/02/2020). Dibuka oleh Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Ita Puspitasari, ST., M. M., didampingi Narasumber Arif Budiarto, S. Pd dari Lembaga City Changer Indonesia.


Apa sih Proklim itu? Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca.

PROKLIM 2

Melalui pelaksanaan ProKlim, Pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 19/2012 tentang Program Kampung Iklim.

ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah minimal setingkat Dusun/Dukuh/RW dan maksimal setingkat Desa/Kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu.

Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di lokasi ProKlim dapat berupa:

1. pengendalian kekeringan, banjir, dan longsor;

2. peningkatan ketahanan pangan;

3. pengendalian penyakit terkait iklim;

4. penanganan atau antisipasi kenaikan muka laut, rob, intrusi air laut, abrasi, ablasi atau erosi akibat angin, gelombang tinggi.

5. pengelolaan sampah,limbah padat dan cair;

6. pengolahan dan pemanfaatan air limbah;

7. penggunaan energi baru terbarukan, konservasi dan penghematan energi;

8. budidaya pertanian;

9. peningkatan tutupan vegetasi; dan 

10. pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.