Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan
jaelani
just test bro :p
Thursday, 26 October 2017

Hari ini 16

Kemarin 109

Minggu ini 1455

Bulan ini 5808

Keseluruhan 32848

Currently are 5 guests and no members online

  • KLIK UNTUK DOWNLOAD
Selamat Datang di Website Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan

bilikGrobogan - Baru-baru ini, cairan disinfektan mulai ramai dipergunakan oleh masyarakat di berbagai daerah untuk membunuh virus corona. Penyemprotan marak dilakukan di jalan, gerbang masuk kampung hingga sejumlah kantor pemerintahan/instansi dengan menggunakan bilik atau chamber. Tak hanya menyemprotkan ke permukaan benda, banyak juga yang menyemprotkannya pada tubuh manusia, semua itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan melakukan perakitan dan pemasangan bilik disinfektan di lingkungan Kantor Dinas, Sabtu (28/03/2020).

Bilik yang dipasang dengan model semi-chamber dengan sensor gerak. Besi sebagai tiangnya dan bilik dengan bahan plastik transparan tersebut nantinya akan secara otomatis melakukan penyemprotan cairan disinfektan apabila ada orang didalamnya. Sejalan dengan anjuran untuk melakukan gerakan hemat energi.

"Semua orang, baik tamu ataupun karyawan sebelum masuk kantor harus melakukan sterilisasi dulu di bilik disinfektan,lalu kemudian cuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan", ujar Agus Prastowo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan.

Terkait denganperingatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memeringatkan lewat media sosial bahwa menyemprotkan disinfektan ke tubuh adalah berbahaya. Menurut WHO, menyemprot bahan-bahan kimia dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, seperti mulut atau mata. Alkohol dan klorin dapat berguna sebagai disinfektan pada permukaan sesuatu, namun harus digunakan sesuai petunjuk penggunaannya. Hal ini sudah diantisipasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan.

"Kami menggunakan cairan disinfektan yang aman apabila menempel di tubuh, namun Kami juga berpesan agar lebih amannya pada saat di dalam bilik usahakan menahan nafas, dan memejamkan mata. Waktu yang dibutuhkan saat proses sterilisasi juga tidak lama, hanya berkisar 10 hingga 20 detik saja", imbuhnya kembali.