Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan

musangNegara-negara di seluruh belahan dunia secara bertahap melakukan Lockdown diwilayah negaranya. Seperti yang dilakukan di Negara India.

Baru-baru ini Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan penutupan India atau lockdown. Namun, binatang langka ini malah muncul kembali di India.

Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Kota Meppayur, Kerala, di hari kedua lockdown di India. Sebuah binatang yang disebut telah punah pada tahun 1990-an tampak di jalanan kota tersebut yang tengah lengang.

Keunikan itu pun pertama kali diketahui lewat unggahan video di laman Twitter Parveen Kaswan, seorang anggota petugas kehutanan India sekaligus Union for Conservation of Nature (IUCN).

Video singkat berdurasi 14 detik itu menampilkan seekor Civet atau Musang Malabar yang tampak sedang berjalan di zebra cross kota Meppayur.

"Seekor Civet india yang merupakan binatang nokturnal tengah berjalan santai di siang hari di Kota Meppayur, Kozhikode, Kerala, India. Mereka merupakan fauna tempat ini. Jalanan yang lengang memebuat mereka dapat berjalan dengan bebas," cuit Parveen.

Menurut catatan IUCN pada tahun 1990, keberadaan musang malabar ini hanya tersisa sekitar 250 ekor saja di dunia. Diprediksi kalau musang tersebut malah sudah punah atau benar-benar terisolasi di habitat aslinya di pedalaman Malabar Selatan. Setidaknya, video tersebut telah membuktikan keberadaan mereka yang disebut punah.

musange

Musang berbintik-bintik Malabar besar ( Viverra civettina ), juga dikenal sebagai musang Malabar , adalah endemik viverrid ke Ghats Barat India . Ini terdaftar sebagai Sangat Terancam Punah dalam Daftar Merah IUCN karena populasi diperkirakan berjumlah kurang dari 250 individu dewasa. Itu belum tercatat selama survei yang dilakukan antara tahun 1990 dan 2014.  Pada awal 1990-an, populasi yang terisolasi masih bertahan di daerah Malabar Selatan yang kurang terganggu tetapi sangat terancam oleh perusakan habitat dan perburuan di luar kawasan lindung.