Bedah 24 Indikator Penilaian, DLH Kabupaten Grobogan Dampingi SMP Negeri 4 Purwodadi Menuju Sekolah Berbudaya Lingkungan




Grobogan – Upaya mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus diperkuat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan. Melalui kegiatan pendampingan, DLH Kabupaten Grobogan melakukan bedah 24 indikator penilaian Program Adiwiyata bersama SMP Negeri 4 Purwodadi sebagai langkah persiapan sekaligus pengecekan kesesuaian data indikator penilaian dalam menghadapi seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN).

Kegiatan pendampingan dipimpin oleh Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, S. Gunawan Widiyanto, SKM., M.Kes, didampingi oleh Penyuluh Lingkungan Hidup dan staf yang membidangi Program Adiwiyata. Kedatangan tim DLH disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 4 Purwodadi, Soekamto, S.Pd., M.Pd., bersama tim Adiwiyata sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, tim DLH bersama sekolah melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap 24 indikator penilaian yang menjadi komponen penting dalam Program Adiwiyata. Untuk memastikan proses evaluasi berjalan efektif, indikator penilaian dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, dengan tim penilai kabupaten dibagi menjadi 4 tim yang masing-masing berfokus pada 6 indikator utama. Pembagian ini dilakukan agar setiap aspek dapat dikaji secara lebih mendalam dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi, tetapi juga mencakup verifikasi kesesuaian antara data dukung dengan kondisi nyata di lapangan. Tim melakukan koreksi, revisi, serta memberikan berbagai masukan terhadap dokumen dan bukti pendukung yang telah disiapkan sekolah agar semakin lengkap dan memenuhi standar penilaian tingkat nasional.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, S. Gunawan Widiyanto, menyampaikan bahwa komitmen sekolah dalam mengikuti seleksi CSAN harus diikuti dengan upaya maksimal dari seluruh pihak.

"Ibarat sudah basah, kita harus nyemplung sekalian. Kita sudah mendaftar dan berkomitmen untuk mengikuti Seleksi CSAN, maka kita harus memberikan usaha yang maksimal agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan kita, yaitu Adiwiyata Nasional," tegas Gunawan.

Melalui pendampingan ini, DLH Kabupaten Grobogan berharap SMP Negeri 4 Purwodadi semakin siap dalam menghadapi tahapan seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional. Selain sebagai bentuk persiapan penilaian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang diterapkan secara nyata oleh seluruh warga sekolah.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan, Program Adiwiyata diharapkan mampu mencetak generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.


Dapatkan Data yang Anda Cari