Kampanye Gerakan Menanam Pohon, SD Negeri 8 Purwodadi Perkuat Budaya Peduli Lingkungan Menuju Adiwiyata Nasional 2026




Grobogan – Semangat mencintai lingkungan hidup terus ditanamkan sejak dini oleh SD Negeri 8 Purwodadi. Melalui kegiatan bertajuk Kampanye Sekolah Adiwiyata Nasional: Gerakan Menanam Pohon, Selamatkan Bumi, sekolah mengajak seluruh peserta didik untuk lebih mengenal, mencintai, dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026) di Taman Hijau Kota Purwodadi (THKP) tersebut menjadi salah satu implementasi Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang diintegrasikan dengan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Melalui pendekatan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning), siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Suasana pagi di Taman Hijau Kota Purwodadi dipenuhi semangat para siswa. Mulai dari peserta didik kelas VI hingga siswa baru kelas I yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), seluruhnya mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Mereka diajak berinteraksi langsung dengan alam, mengenali fungsi ruang terbuka hijau, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui berbagai aktivitas edukatif.

Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus Tim Adiwiyata SD Negeri 8 Purwodadi, Nur Abidah Lailiyyah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pembelajaran di luar kelas, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter.

"Kami ingin menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menghargai alam merupakan bentuk pembiasaan yang harus terus dilakukan. Selain itu, menjaga lingkungan juga menjadi salah satu wujud rasa syukur kepada Tuhan atas segala ciptaan-Nya," jelasnya.

Menurutnya, pembentukan karakter peduli lingkungan tidak dapat dilakukan hanya melalui teori di dalam kelas. Pengalaman belajar secara langsung di alam terbuka menjadi media yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran serta tanggung jawab peserta didik terhadap lingkungan di sekitarnya.

Sebagai sekolah yang telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Grobogan Tahun 2025, SD Negeri 8 Purwodadi saat ini tengah mempersiapkan diri mengikuti penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2026. Berbagai program pembiasaan terus diperkuat, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan sekolah, penghematan energi dan air, hingga integrasi pendidikan lingkungan hidup ke dalam proses pembelajaran.

Kampanye Gerakan Menanam Pohon yang dilaksanakan di ruang terbuka hijau ini juga menjadi bagian dari pemenuhan indikator penilaian Adiwiyata Nasional, khususnya dalam aspek pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang menekankan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, SD Negeri 8 Purwodadi berharap budaya peduli lingkungan tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa ke rumah dan masyarakat. Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Gerakan sederhana seperti menanam dan merawat pohon, menjaga kebersihan, serta mencintai ruang terbuka hijau diyakini menjadi langkah kecil yang akan memberikan manfaat besar bagi masa depan bumi. Semangat inilah yang terus dibangun SD Negeri 8 Purwodadi dalam perjalanannya menuju Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2026.


Dapatkan Data yang Anda Cari