DLH Grobogan Ambil Passive Sampler Setelah 14 Hari Pemantauan Kualitas Udara




Grobogan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan melalui tim Laboratorium melaksanakan pengambilan passive sampler yang telah dipasang di empat lokasi dengan karakteristik kawasan berbeda, Kamis (24/9/2026). Pengambilan dilakukan setelah perangkat menjalani periode pemantauan selama 14 hari sebagai bagian dari kegiatan pemantauan kualitas udara di Kabupaten Grobogan.

Empat lokasi pemantauan tersebut meliputi kawasan transportasi di Simpang Lima Purwodadi, kawasan permukiman di Jetis Gang 6 Kecamatan Purwodadi, kawasan perkantoran di sekitar Setda Grobogan, serta kawasan industri di Industri Genteng, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari.

Setelah terpasang selama 14 hari, passive sampler pada masing-masing lokasi diambil kembali oleh tim Laboratorium. Pengambilan dilakukan sesuai dengan prosedur pemantauan untuk memastikan perangkat dan sampel yang diperoleh dapat ditangani dengan baik sebelum dilakukan proses selanjutnya di laboratorium.

Passive sampler digunakan untuk mengambil sampel udara secara pasif selama periode pemantauan tertentu. Sampel yang telah dikumpulkan selanjutnya akan dianalisis oleh Laboratorium terakreditasi sesuai metode serta prosedur yang berlaku.

Keempat lokasi tersebut dipilih untuk merepresentasikan karakteristik kawasan yang berbeda, yaitu kawasan transportasi dengan aktivitas kendaraan, kawasan permukiman sebagai lingkungan tempat tinggal masyarakat, kawasan perkantoran yang mencerminkan aktivitas pemerintahan, serta kawasan industri yang mewakili aktivitas kegiatan industri.

Pengambilan perangkat setelah periode pemantauan ini menjadi tahapan lanjutan untuk memperoleh data mengenai kondisi kualitas udara pada masing-masing kawasan. Hasil analisis nantinya dapat digunakan sebagai salah satu bahan evaluasi dalam upaya pengelolaan dan pengendalian kualitas udara di Kabupaten Grobogan.

Melalui kegiatan pemantauan ini, DLH Kabupaten Grobogan terus berupaya memperkuat pemantauan kualitas lingkungan berbasis data. Data hasil analisis diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kualitas udara pada berbagai karakteristik kawasan serta mendukung upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Empat kawasan, 14 hari pemantauan, satu tujuan: memperoleh data kualitas udara sebagai dasar mendukung pengelolaan lingkungan Kabupaten Grobogan


Dapatkan Data yang Anda Cari