Hari Pertama Sekolah, Saatnya Mengantar Anak dan Menanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Grobogan – Suasana pagi di berbagai sekolah di Kabupaten Grobogan pada Senin (13/7/2026) terasa lebih hangat dari biasanya. Ribuan orang tua tampak mengantar putra-putrinya memasuki hari pertama tahun ajaran baru. Momen sederhana tersebut bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk membangun kedekatan emosional, memberikan semangat, serta menanamkan nilai-nilai positif sejak awal perjalanan pendidikan mereka.
Pemerintah Kabupaten Grobogan turut mendukung gerakan tersebut melalui Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Nomor B/400.3/598/SETDA/2026 tentang Himbauan Mendukung Penguatan Ketahanan Keluarga Bagi ASN. Dalam surat tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah jenjang PAUD/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA diimbau untuk mengantarkan anak pada hari pertama sekolah. Pemerintah Kabupaten Grobogan juga memberikan fleksibilitas presensi pagi bagi ASN yang melaksanakan himbauan tersebut dengan menunjukkan bukti foto kepada atasan langsung.
Selain mempererat hubungan antara orang tua dan anak, momentum hari pertama sekolah juga menjadi saat yang tepat untuk menanamkan kebiasaan peduli lingkungan kepada generasi muda.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan mengajak seluruh orang tua membiasakan anak membawa tumbler atau botol minum isi ulang dari rumah. Kebiasaan sederhana ini mampu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai yang selama ini menjadi salah satu penyumbang timbulan sampah di lingkungan sekolah.
Tidak hanya itu, orang tua juga diimbau membekali anak dengan alat makan dan wadah makan yang dapat digunakan kembali. Langkah ini sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apabila masih terdapat makanan yang belum habis dikonsumsi di sekolah, siswa dapat membawanya pulang menggunakan wadah yang telah disiapkan sehingga makanan tidak terbuang sia-sia.
Upaya tersebut merupakan bagian dari gerakan mengurangi food waste atau sisa makanan. Mengurangi makanan yang terbuang bukan hanya menghargai hasil kerja para petani dan penyedia makanan, tetapi juga membantu mengurangi timbulan sampah organik yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca apabila berakhir di tempat pembuangan akhir.
Membawa tumbler, kotak makan, dan alat makan pribadi juga memberikan manfaat lain, seperti menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, serta membentuk karakter anak agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini.
Melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah, hari pertama sekolah diharapkan tidak hanya menjadi awal perjalanan pendidikan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi awal terbentuknya generasi yang peduli terhadap lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebiasaan ramah lingkungan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Karena perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil, termasuk dari kebiasaan seorang anak membawa tumbler dan kotak makan ke sekolah. Bersama, mari wujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan minim sampah menuju Grobogan yang semakin hijau dan berkelanjutan.