Kuatkan Sinergi Lintas Instansi, DLH Grobogan Terjunkan Personel dan Armada dalam Aksi Bersih Sungai Peringatan Bulan PRB
GROBOGAN – Menguatkan sinergi antar-organisasi dan lintas instansi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan berpartisipasi aktif dalam Aksi Bersih Sungai di Saluran Avur Kuripan / Drainase Nglejok, Jumat (23/10/2026). Kegiatan gotong royong ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2026.
Aksi lingkungan ini dihadiri langsung oleh Bupati Grobogan beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI/Polri, relawan, dan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya genangan air dan banjir.
Dalam kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Grobogan memberikan dukungan penuh dengan menerjunkan tim personel kebersihan lapangan serta mengerahkan 1 unit armada truk pengangkut sampah untuk langsung mendistribusikan sampah hasil pembersihan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Langkah Mitigasi Musim Hujan dan Wujud Visi "Bangun Deso Noto Kuto"
Pembersihan aliran sungai dan drainase perkotaan memiliki peran yang sangat krusial dalam menyambut datangnya musim hujan. Tumpukan sampah, sedimentasi, dan material penyumbat yang dibiarkan di sepanjang aliran sungai dapat mengurangi kapasitas tampung air serta menghambat laju alirannya, yang menjadi pemicu utama terjadinya banjir saat curah hujan tinggi.
Aksi nyata pembersihan saluran air ini sekaligus menjadi manifestasi dari filosofi pembangunan Kabupaten Grobogan, yakni "Bangun Deso Noto Kuto". Visi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada penataan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan dari tingkat desa hingga kawasan perkotaan.
Aksi Serentak UPTD DLH Wilayah Timur Sasar Titik Rawan Sampah Liar
Di saat yang bersamaan, komitmen menjaga kelancaran saluran air juga dilaksanakan di wilayah lain. UPTD DLH Wilayah Timur menggelar aksi penyisiran dan pengangkutan sampah di berbagai lokasi yang rentan menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Langkah proaktif UPTD Wilayah Timur ini dilakukan guna mengantisipasi agar tumpukan sampah liar tidak terbawa arus air hujan menuju ke badan sungai atau saluran drainase permukiman yang berpotensi memicu penyumbatan parah.
Melalui sinergi dan aksi kolaboratif ini, Kepala DLH Kabupaten Grobogan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran diri dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai dan saluran air, demi menjaga keselamatan lingkungan serta kenyamanan warga Kabupaten Grobogan secara berkelanjutan. (DLH/TN)