Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis DAS, DLH Grobogan Bersama Lintas Sektor Bahas Laporan Akhir Penelitian dan Penerapan Zero Delta Q




PURWODADI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan bersama jajaran instansi lintas sektor menggelar pemaparan Laporan Akhir Penelitian Penanggulangan Bencana Berbasis Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berlangsung di Purwodadi, Kamis (17/9/2026) pagi.

Kajian strategis ini memfokuskan titik lokasi penelitian pada empat wilayah krusial, yakni Desa Cingkrong, Desa Karanganyar, Kelurahan Kuripan, dan Kelurahan Purwodadi. Penelitian dirancang untuk merumuskan langkah konkret pengelolaan risiko bencana banjir dan konservasi air secara berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Dalam pemaparannya, tim penyusun dari CV. Gajendra Engineering Consultant menegaskan pentingnya penyelarasan pengelolaan lingkungan dengan Misi Pembangunan Nasional menuju Visi Indonesia Emas 2045 (UU No. 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045). Salah satu poin utama yang ditekankan adalah komitmen penerapan prinsip kebijakan Zero Delta Q sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2022.

Melalui prinsip ini, setiap pendirian bangunan atau alih fungsi lahan diwajibkan untuk tidak menambah debit air yang masuk ke dalam sistem saluran drainase maupun aliran sungai.

Untuk merealisasikan prinsip Zero Delta Q di lapangan, penelitian ini mengusulkan dua skenario teknologi rekayasa konservasi dan peresapan air:

Kawasan Pemukiman: Penerapan sumur resapan berdiameter 0,8 meter dengan kedalaman 2 meter, dengan rasio ideal 1 unit sumur resapan untuk setiap 3–5 Kartu Keluarga (KK).

Kawasan Pertanian & Sawah: Penerapan teknologi sumur gendong dengan tingkat kerapatan 25 unit per hektar guna mengoptimalkan tangkapan air dan menjaga ketersediaan air tanah.

Pemaparan laporan akhir ini dihadiri langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Grobogan, Kepala DPUPR, Kepala Pelaksana Harian BPBD, Kepala DISPERAKIM, Kepala DISPERMADES, Camat Purwodadi, Lurah Purwodadi, Lurah Kuripan, serta Kepala Desa Cingkrong dan Karanganyar.

Melalui sinergi lintas OPD dan pemerintah desa/kelurahan ini, DLH Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus mendorong tata kelola air dan lingkungan hidup yang responsif. Sebab, air adalah sumber kehidupan dan modal utama pembangunan masa depan yang harus dijaga bersama.


Dapatkan Data yang Anda Cari