Dengan gaya jenaka, DLH berikan materi tentang keanekaragaman hayati
Grobogan – Sabtu (1/8/2026), semangat pelestarian lingkungan mewarnai Laboratorium IPA SMP Negeri 4 Purwodadi melalui kegiatan "Green Movement" yang diinisiasi oleh Forum OSIS Grobogan (FOG). Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi para pelajar untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati (biodiversitas). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 4 Purwodadi, Soekamto, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sofyan Faiz Syidada, S.Kom., Staf Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, serta Sdr. Dada yang mewakili Ketua Forum OSIS Grobogan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Jingle Forum OSIS Grobogan Jawa Tengah, kemudian sambutan Kepala SMP Negeri 4 Purwodadi yang secara resmi membuka kegiatan. Pada sesi utama, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan menyampaikan materi mengenai biodiversitas dengan pendekatan yang santai, komunikatif, dan diselingi humor. Mengingat peserta merupakan siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), penyampaian materi dikemas menggunakan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami. Melalui gaya penyampaian yang jenaka dan interaktif, para siswa diajak membayangkan bahwa berbagai fenomena alam seperti cuaca yang semakin panas, banjir, kekeringan, hingga berkurangnya satwa dan tumbuhan di sekitar mereka bukanlah sekadar cerita, melainkan dampak nyata dari perubahan lingkungan yang sedang terjadi. Dengan cara tersebut, siswa diharapkan lebih mudah memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa biodiversitas merupakan keanekaragaman makhluk hidup yang meliputi keanekaragaman gen, spesies, dan ekosistem. Keanekaragaman hayati memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, menyediakan sumber pangan, obat-obatan, menjaga kualitas udara dan air, serta menjadi penopang kehidupan seluruh makhluk hidup. Oleh karena itu, pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda sebagai penerus pembangunan berkelanjutan.
Peserta kegiatan merupakan siswa-siswi yang aktif dalam berbagai organisasi sekolah, seperti OSIS, Pramuka, dan Palang Merah Remaja (PMR). Mereka dipilih untuk menjadi agen perubahan sekaligus kader peduli lingkungan yang diharapkan mampu menggerakkan budaya ramah lingkungan di sekolah, sebagaimana semangat yang diusung dalam Program Adiwiyata. Melalui peran tersebut, para siswa diharapkan dapat mengajak teman-temannya untuk membiasakan perilaku sederhana seperti mengurangi sampah, menghemat energi dan air, serta menjaga kelestarian tanaman dan satwa di lingkungan sekitar.
Setelah sesi materi dari Dinas Lingkungan Hidup, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Forum OSIS Grobogan dan diakhiri dengan penanaman pohon bersama sebagai simbol komitmen seluruh peserta dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan sekolah yang hijau, sehat, dan berbudaya lingkungan. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini sehingga para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga alam, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.