DLH Grobogan Tampilkan Reformasi Adiwiyata pada Forum Internasional




Surakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui partisipasi pada forum ilmiah bertaraf internasional. Salah satu ASN DLH Kabupaten Grobogan, Sofyan Faiz Syidada, S.Kom., yang saat ini sedang menempuh studi Magister Administrasi Publik di Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, ditugaskan sebagai presenter pada The 8th International Conference on Technology, Education, and Social Science (ICTESS 8) yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, di Kampus II Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Mengusung tema "Driving Innovations for Inclusive and Sustainable Growth: Shaping the Future of Education, Law, Agriculture, Food Technology, Economy, Politics, and Society", konferensi internasional tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan dan hasil penelitian dari akademisi, peneliti, serta praktisi berbagai negara dalam mendorong inovasi lintas sektor guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan dibuka oleh jajaran pimpinan Universitas Slamet Riyadi dan dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi, serta menghadirkan Prof. Dr. Ir. Aisyah Indah Paluppi, M.Pd., Kepala LLDIKTI Wilayah VI, sebagai keynote speaker. Selain itu, konferensi juga menghadirkan pembicara dari sejumlah perguruan tinggi ternama di kawasan ASEAN, antara lain University Malaysia Sabah, Nong Lam University Vietnam, University of the East Laguna Campus Philippines, Universiti Utara Malaysia, dan Khon Kaen University, Thailand.

Pada kesempatan tersebut, Sofyan mempresentasikan makalah ilmiah berjudul "Implementation of Ministerial Regulation No. 5 of 2025 on the Adiwiyata Program in Candidate National Adiwiyata Schools in Grobogan Regency". Penelitian tersebut mengkaji implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 yang mereformasi Program Adiwiyata dengan menggantikan Permen LHK Nomor 52 dan Nomor 53 Tahun 2019. Regulasi baru tersebut membawa sejumlah perubahan mendasar, antara lain penyederhanaan indikator penilaian, peningkatan efisiensi administrasi, serta digitalisasi proses pembinaan dan penilaian melalui Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi kebijakan tersebut mampu meningkatkan kemudahan implementasi di sekolah, namun masih diperlukan penguatan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap substansi regulasi agar tujuan Program Adiwiyata dapat tercapai secara optimal.

Lebih lanjut, penelitian tersebut menegaskan bahwa tujuan utama Program Adiwiyata bukan sekadar memperoleh penghargaan, melainkan membentuk perubahan perilaku peserta didik dan seluruh warga sekolah agar memiliki budaya peduli dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi regulasi baru sangat ditentukan oleh komitmen sekolah, pendampingan lintas sektor, serta pemahaman yang baik terhadap kebijakan yang berlaku.

Keikutsertaan ASN DLH Kabupaten Grobogan dalam forum ilmiah internasional ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan kompetensi aparatur melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. Melalui dukungan tersebut, DLH Kabupaten Grobogan berharap ASN mampu memperluas wawasan, meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi, serta membawa praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, khususnya di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.


Dapatkan Data yang Anda Cari